Cara Ternak Kroto



Kroto atau telur semut merah biasa digunakan para penghobi burung untuk pakan tambahan atau EF (Eksta Food). Kroto mengandung banyak sekali protein dan vitamin hingga membuat si burung menjadi sehat, dan mampu berkicau dengan maksimal.

Cara ternak kroto dengan metode lama atau mengambil kroto dari alam sebenarnya boleh-boleh saja, selama pengambilannya terkendali dan tidak membunuh semua isi sarang semut rangrang penghasil kroto dan dengan cara yang tepat. Namun cara pengambilan kroto sering tidak bijaksana dengan merusak seluruh sarang hingga bisa membahayakan koloni semut merah.

Cara ternak kroto metode baru dalam mendapatkan kroto segar adalah dengan berternak semut merah di rumah kita. Secara sederhana Cara ternak kroto rumahan ini termasuk mudah dilakukan.

Langkah-langkah cara ternak kroto atau Cara ternak kroto atau semut merah penghasil kroto.
Langkah pertama adalah kita cari sarang ratu semut rangrang atau semut merah penghasil kroto yang didalamnya ada sang ratu. Begitu kita temukan, potong cabang tempat semut bersarang dan kita letakkan ke pohon inang baru. Agar mereka cepat nyaman di tempat baru, suguhi dengan bangkai serangga dan cairan manis. Secara alaminya, semut rangrang atau semut merah penghasil kroto dapat menghasilkan hingga 1 kg kroto dalam 10 hari.

Cara Ternak Kroto (Metode Botol)



Cara Ternak kroto botol –  Salah satu media untuk cara ternak kroto semut rangrang adalah botol. Botol yang biasa digunakan adalah botol plastik transparan yang ada di pasaran yang pada umumnya sering digunakan untuk tempat kerupuk atau makanan kecil. Harga di pasar bervariasi tergantung ukuran dan juga merek.

Bahan dan estimasi biaya cara ternak kroto botol

Bahan yang di butuhkan  untuk  1 buah botol plastik transparan ternak kroto adalah :
1 buah botol 10 Lt dengan harga Rp 13.000
1 buah Nampan plastik diameter agak besar, dengan harga Rp 7.000

Cara membuat media botol untuk berternak kroto

Lubangi bagian bawah botol dengan diameter 7 cm. cukup 1 lubang. Kemudian letakan nampan plastik dengan posisis datar, isi air hingga hampir 1/2 bagian nampan. Lalu taruh batu bata ditengah nampan sebagai media meletakan botol.

Lubang botol yang telah dibuat kita tutup menggunaka lakban untuk mencegah lari semut setelah kita pindah semut rangrang dari sarang sebelumnya kebotol yang telah kita sediakan tutup rapat dengan tutupnya ( disini kita siap siap untuk diserang dan digigit oleh semut rangrang karena mereka pasti merasa terancam)

Letakan botol ke media rantang / batu bata dengan posisi tutup pada bagian bawah setelah posisi baik dan benar buka lakban yang tadi menempel . maka segeralah para semut tersebut akan berlarian lewat lubang itu. bila kita membeli bibit dari penjual yang sudah bermedia botol maka kita tinggal memposisikan terbalik kemudian membuka lakbannya lebih aman dan praktis sebagai media pakan kita bisa menggunakan potongan gelas air mineral atau tempat pakan burung ukuran kecil, tempat minum bisa dari tutup botol air mineral, sebagai pakan awal bisa kita beri ulat hongkong, minum dengan air gula agak kental.

Sumber
Blog Ini Didukung Oleh :


2 comments:

  1. butuh berapa botol semut dan ratunya utk dapat 1 kg kroto/10 hari?

    ReplyDelete